"Selamat Datang|Di Blog Resto and Hotels Management|Tolong Tinggalkan Komentar Anda|Terima Kasih Atas Kunjungan Anda"

BAGAIMANA MENJADI WAITER YANG BAIK

Friday, August 24, 2012


BAGAIMANA MENJADI WAITER YANG BAIK
Ada dua kunci untuk menjadi pelayan yang baik. Pertama, kamu perlu memahami menu restoran dan kedua kamu harus terorganisir. Menunggu di meja bukanlah skill yang tinggi, tapi berurusan dengan publik tentu dapat menimbulkan stres dan pada umumnya masyarakat belum tentu pada perilaku terbaik saat mereka lapar.

Hal hal yang perlu dilakukan:
1. Kenali restoran tempat kamu bekerja. Tahu jam operasional, pemilik, manajer, dan sedikit sejarah dari restoran akan membantu juga. Suatu saat pertanyaan akan muncul dari pelanggan dan semakin banyak kamu tahu tentang hal ini semakin mudah menjawab pertanyaan pelanggan.

2. Tahu dan kenali menu. Memiliki setidaknya pemahaman umum tentang bagaimana hidangan yang akan disajikan serta bahan dasar untuk memasaknya.

3. Mengembangkan pengetahuan bar. Beberapa koktail membutuhkan pertanyaan. Martini, misalnya, on the rock atau tidak, seperti juga gin atau vodka,kemudian dengan hiasan zaitun atau twist lemon. Mengetahui pilihan tentang anggur/wine yang kering/dry dan anggur yang manis/sweet, serta perbedaan antara cabernet merlot, Chardonnay atau Fume Blanc.

4. Mengetahui makanan favorit. Mengetahui makanan yang ada di restoran yang enak dan apa yang kurang . Arahkan pelanggan sesuai dengan keinginannya dengan sedikit suggest darimu. dari memesan koktail appetizer, salad, ikan, steak, ayam, makanan penutup, anggur dll.

5. Hormati dan hargai pelanggan Anda. Perlakukan mereka seolah-olah mereka adalah tamu di rumah Anda. Dengan bersikap baik dan sopan akan menjadikan mereka sulit untuk marah atau complaint karena bagaimana kamu akan merasa kecewa/marah dengan orang yang bersikap baik kepadamu. Selalu mengandaikan bila kamu adalah pelanggan yang duduk disitu. Jangan pernah memperlakukan mereka dengan jijik atau seolah-olah mereka adalah mengganggumu.

6. Ulang orders. Ketika selesai mengambil pesanan/taking orders, ulang kembali pesanan mereka untuk menghindari kesalahan. Ambil catatan yang jelas. Kesalahan bisa terjadi, tetapi sebagian besar dapat dihindari dengan berhati-hati. Kesalahan pesanan memang dapat diganti akan tetapi membutuhkan waktu. Hanya menunggu beberapa menit saja pelanggan akan merasa steak yang dibakar 10 menit seperti menunggu sangat lama.


TIPS menjadi Super Waiters

1. Cek dirimu dari kebersihan baju , sepatu dan bebas dari bau badan.

2. Kontrol kebersihan dan kelengkapan peralatan distation (meja, kursi, menu, gelas, cuttleries) untuk bekerja sebelum pintu restoran dibuka.

3. Sambut dengan senyuman yang hangat kepada tamu dan sebisa mungkin dudukan mereka, bukakan napkin, berikan menu dan tawarkan minuman untuk mereka.

4. Ambil orders/pesanan mereka dimulai dari anak kecil, orangtua dst. Jangan lupa mengulang kembali pesanan mereka untuk menghindari kesalahpahaman. (Sebisa mungkin jelaskan menu secara singkat, jelas dan mudah dibayangkan bagi tamu) Disinilah point kamu sebagai seorang waiters. Pengetahuan akan menu akan mempermudah kerjamu.

5. Selalu berbicara tegas dan dengan kontakmata.

6. Jangan terlalu dekat dengan tamu secara pribadi karena saat mereka duduk dimejamu, berarti mereka adalah tamu yang membutuhkan pelayanan/service.

7. Setelah makanan datang sajikan secepatnya terutama makanan yang panas agar tidak dingin.

8. Selalu berada tidak jauh dari meja makan agar bisa mengontrol minuman atau mungkin mereka membutuhkanmu untuk hal lain.

9. Jangan memburu tamu seakan kamu sudah akan mengakhiri cepat-cepat.

10 Setelah membersihkan semua, tiba saatnya kamu menawarkan dessert atau penutup. Jangan biarkan tamu pergi tanpa alasan sebelum dessert tersaji/ditawarkan.

11. Akhirnya adalah paytime. Setelah semua kerja kerasmu mungkin mereka yang bersimpati dan puas akan servicemu akan memberi sedikit hadiah.

MEMBUAT JOB DESCRIPTION

Thursday, August 23, 2012

Membuat uraian jabatan (job description)
 oleh Tengku Shahindra

Mengapa kita memerlukan uraian jabatan (job description)?. Ini tentunya kembali dari organisasi sendiri. Organisasi mempunyai alasan, mengapa harus ada, untuk apa diadakan, dan sasaran apa yang harus dicapai. Karena itu organisasi merumuskan visi, misi dan perencanaan yang kemudian membentuk struktur. Dari struktur inilah selanjutnya pekerjaan / jabatan (job) itu muncul. Jabatan merupakan unit dasar dari struktur organisasi yang membangun organisasi. Semua jabatan harus dikombinasikan untuk mencapai tujuan, sehingga jabatan harus berhubungan dengan individu (employee) dan organisasi sebagai pemilik (employer). Dari sinilah jabatan bisa disebut sebagai kumpulan tanggungjawab / aktifitas untuk menghasilkan sesuatu . Untuk mengetahui apa kumpulan tanggungjawab/aktifitas tersebut, maka perlu ada analisa yang disebut sebagai analisa jabatan (job analysis), sebagai suatu proses mengumpulkan, mengkategorikan dan mendokumentasikan seluruh informasi yang relevan tentang jabatan tersebut dalam periode tertentu. Hasilnya, sudah tentu dinamakan uraian pekerjaan/ uraian jabatan (job description). Lalu, apa manfaat dari uraian jabatan ? banyak sekali diantaranya : 
• Atasan– untuk mengoptimalkan peran dan tanggungjawab bawahan 
• Pimpinan Organisasi– untuk dapat memimpin dan memberikan motivasi agar pemegang jabatan menghasilkan kinerja optimal. 
• Pemegang jabatan– sebagai panduan dan pedoman kerja serta mengetahui apa yang harus dilakukan dan diharapkan dari organisasi 
• Perekrut– untuk mengetahui kandidat yang tepat dan paling cocok sesuai kebutuhan jabatan 
• Trainer– untuk mengetahui kebutuhan pelatihan bagi pemegang jabatan 
• Assessor– untuk melakukan analisa terhadap pemegang jabatan (competency assessment, in-depth interview dll) 
• Perencana Karir (Succession Planner)– untuk menempatkan individu sesuai dengan peran, tanggungjawab dan kebutuhan organisasi. 
• Perencanaan dan Pengembangan Organisasi (Organization Development & Planner) –untuk membuat perencanaan pengembangan organisasi yang membutuhkan pemahaman tentang jabatan dan jenis peran / tanggungjawab yang diperlukan 
• Job Evaluator–untuk membobot jabatan dan membandingkan jabatan lain di dalam organisasi. 
Maka jelaslah bahwa job description adalah bagian penting dari sistem pengembangan SDM. Ibarat navigator, job desc adalah peta yang menentukan arah, kemana harus berbelok, berapa kecepatan yang diperlukan dan seterusnya. Sudah tentu, sebelum membuat job desc, didahului dengan yang namanya job analysis. 
Job Analysis bisa dilakukan dengan tiga kondisi : 
1. Untuk jabatan yang sama sekali baru, namun sudah ada di dalam struktur organisasi. 
2. Untuk jabatan yang ada (vacant) namun belum ada orangnya. 
3. Untuk jabatan yang sudah ada posisi orangnya tapi belum mempunyai job description. Setiap kondisi membutuhkan pendekatan yang berbeda. Sebagai contoh, untuk kondisi pertama, tentu tidak bisa dengan proses interview , tapi dengan cara mencari referensi atau benchmark ke organisasi lain. Sedangkan untuk kondisi ke 2 dan 3, bisa dilakukan dengan proses tiga arah, yakni dengan menggali informasi pada pemegang jabatan, atasan atau orang lain yang mengerti.

 
Resto and Hotels Management © 2012 | Di Desain Oleh Desainer Blog Semarang, Colaborasi Tema Blogger Desain Semarang , Iklan and Bisnis Rumah Makan